Pages

Labels

Ahmed Huzaini. Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 15 Agustus 2014

Mengenal ISIS (Islamic States of Iraq and Syam)

Hakekat jihad untuk mendirikan negara Islam di Iraq dan Syam (ISIS) yang bermetamorfosis menjadi Khilafah Islamiyah, siapakah yang mendirikan, merencanakan, mengarahkan dan mendanainya?

Inilah jawaban yang akan mengungkap rahasia siapakah ISIS sebenarnya yang sekarang bermetamorfosis menjadi Khilafah Islamiyah.
Jihad yang kita dengar di Irak dan Syam tidak lain adalah produk permainan kotor intelijen. Secara historis, pondasi-pondasinya berawal ketika CIA menjelang perang Amerika Serikat berusaha menghancurkan Uni Soviet sejak tahun 1988.
Hari ini, hal itu dicloning oleh intelijen Amerika, Israel dan Iran untuk memutar kembali skenario yang sama dengan satu cara tapi dengan nama dan kepemimpinan yang baru.
Jihad ISIS adalah ide Zionis Amerika dan Iran yang mereka adopsi dengan tujuan dua alasan :
1. Memperburuk citra Islam Sunni yang tiap tahun menyebar secara damai di seluruh negara Eropa, Amerika Utara dan Selatan.
Dan ISIS diprogram untuk memperlihatkan kebengisan Islam seperti memmbunuh dengan pedang, memenggal kepala dengan sadis, menyalib orang hidup-hidup di tiang-tiang jalanan. Lalu disebarkan lewat Youtube dan diulang-ulang terus oleh stasiun TV internasional untuk memperlihatkan kesadisan ISIS terhadap orang yang tidak sependapat dengan mereka. Tujuannya adalah menciptakan citra yang menakutkan supaya orang-orang menjauhi Islam dan kaum muslimin. Dan dalam hal ini, upaya mereka sangat sukses.
2. Memperlemah negara-negara Arab khususnya negara Teluk dengan cara politik pecah belah. Hal ini untuk menggaransi mereka agar terus mendapatkan minyak secara gratis dalam waktu yang lama dan memperbarui transaksi berikutnya. Mereka juga sangat sukses dalam hal ini.
Siapakah sebenarnya ISIS ini. “Seorang mukmin harus cerdas dan pintar”
Kita berhak melontarkan beberapa pertanyaan berikut untuk mengetahui bahwa hakekat ISIS dan Khilafah Islamiyah adalah bentuk permainan intelijen internasional!
1. Kita tidak melihat ISIS bergerak untuk membebaskan Palestina;
2. Kita juga tidak melihat ISIS mendekati seluruh tapal batas Israel. Yang terjadi justru sebaliknya, mereka melindungi (perbatasan) Israel tersebut.
3. Mengapa ISIS tidak membantu Gaza dan Tepi Barat yang terisolir?
4. ISIS tidak berusaha untuk menghentikan perluasan pembangunan pemukiman Zionis di kota Quds dan sekitar Masjid al Aqsa, di al Kholil dan beberapa kota dan desa di Tepi Barat.
5. Peluru dan roket ISIS tidak diarahkan kepada pasukan Bassar Asad di Suria, dan Noury al Maliky di Irak.
6. ISIS tidak berusaha membebaskan kaum muslim sunni di Iran yang berada di bawah cengkraman pemerintahan Rofidhoh, hingga tak ada satu pun masjid di Teheran, padahal di sana terdapat banyak tempat peribadatan Yahudi, Budha dan Hindu.
Maka hakekat jihad ISIS adalah kedustaan pers di stasiun TV lokal dan internasional, dan media-media sosial, untuk memobilisasi para pemuda yang frustasi lagi bodoh, dan memanfaatkan mereka seperti kayu bakar peperangan Amerika dan Zionis dalam rangka melaksanakan rencana-rencana dan konspirasi mereka (dengan menggunakan tangan orang lain tentunya) di negara-negara Arab. Mereka dipersembahkan sebagai korban kemanusiaan dalam perang mereka.
Dari sini kita bisa mengungkap bahwa ISIS didirikan oleh CIA, Mossad dan Iran, negara-negara Arab lokal seperti Suria, Irak, Aljazair dan Mesir, serta negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis dan Rusia.
Inilah rahasia hakekat ISIS, yang diubah oleh intelijen AS, Zionis dan Iran menjadi Khilafah Islamiyah supaya mereka bisa menjangkau target yang lebih luas selain Suria dan Irak.
Sudahkah upaya untuk mengurai rahasia ini selesai? Kalian akan melihat skenario baru dari konspirasi dunia ini.
Dan fase berikutnya adalah Perang Dunia melawan Islam!!!
Harian al Watd, 5 Juli 2014
Penulis : Ahmad Shafrar, Yordania
wallahualam bissawab

jayalah selalu indonesiaku